Berita Yogyakarta – Surakarta puncak IDSD 2025 setelah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) terbaru. Kota ini berhasil menggeser Yogyakarta yang sebelumnya mendominasi peringkat teratas dalam beberapa tahun terakhir.
![]()
BRIN menyusun IDSD sebagai indikator untuk mengukur daya saing daerah berdasarkan berbagai aspek, mulai dari ekonomi, infrastruktur, sumber daya manusia, hingga inovasi. Surakarta menunjukkan performa yang konsisten di sejumlah indikator kunci, sehingga mampu meraih posisi tertinggi pada tahun 2025.
Baca Juga : Tiket Yogyakarta Solo, Liburan Tanpa Khawatir Habis
Pemerintah Kota Surakarta terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, penguatan sektor ekonomi kreatif, serta pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan. Langkah-langkah tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian indeks daya saing daerah.
Di sisi lain, Yogyakarta tidak tinggal diam. Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, menegaskan kesiapan untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun strategi balasan. Ia mendorong peningkatan kolaborasi lintas sektor guna memperkuat posisi daerah di masa mendatang.
Persaingan antara Surakarta dan Yogyakarta dalam IDSD menjadi perhatian publik. Kedua daerah dikenal memiliki keunggulan di bidang pendidikan, pariwisata, dan budaya. Namun, dinamika kebijakan dan inovasi menjadi faktor penentu dalam menentukan peringkat terbaru.
Surakarta puncak IDSD menjadi bukti bahwa inovasi dan konsistensi kebijakan mampu mendorong daya saing daerah secara signifikan. Pemerintah daerah lain dapat menjadikan capaian ini sebagai referensi untuk mengembangkan potensi wilayah masing-masing.
BRIN berharap hasil IDSD 2025 mampu memacu pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembangunan. Dengan demikian, setiap daerah dapat bersaing secara sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.