Berita Yogyakarta – Sinta Nuriyah sahur bersama warga di kawasan GKR Baciro, Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin beliau selama bulan Ramadan untuk menyapa masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam suasana hangat dan sederhana, Sinta Nuriyah duduk bersama warga dari berbagai latar belakang. Ia berbincang santai, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan menyampaikan pesan kebangsaan. Kehadirannya menciptakan suasana kebersamaan yang penuh keakraban.
Baca Juga : Misteri Raibnya Modal Rp 23 Miliar BUMD di Kulon Progo
Pada kesempatan itu, Sinta Nuriyah sahur tidak hanya menikmati hidangan bersama warga, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan. Ia menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial, bukan ajang memperuncing perbedaan. Menurutnya, Indonesia berdiri kokoh karena masyarakat menghargai keberagaman.
Ia juga menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama. Sinta Nuriyah mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi isu yang memecah belah. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci untuk memperbanyak dialog, mempererat persaudaraan, dan memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
Warga Baciro menyambut hangat pesan tersebut. Mereka mengapresiasi kehadiran Sinta Nuriyah yang konsisten menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Sejumlah tokoh masyarakat setempat menilai kegiatan sahur bersama seperti ini mampu membangun kedekatan emosional antara tokoh nasional dan masyarakat akar rumput.
Melalui kegiatan ini, Sinta Nuriyah kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat persatuan bangsa. Ia berharap masyarakat terus menjaga kerukunan, saling menghormati, dan membangun Indonesia dengan semangat gotong royong. Momentum Ramadan, menurutnya, harus memperkuat ikatan persaudaraan demi masa depan bangsa yang harmonis dan damai.