Wisatawan di Pantai Gunungkidul Yogyakarta Tersengat Ubur-ubur, Satu Pingsan – Begini Cara Menghindarinya
Yogyakarta- Sebanyak 19 Wisatawan mengalami insiden tak terduga saat berlibur di sejumlah pantai di Gunungkidul, Yogyakarta. Mereka dilaporkan tersengat ubur-ubur, dengan satu korban bahkan harus dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan akibat sengatan tersebut.

Baca Juga : DIY Meningkatkan Layanan Dasar Ramah Muslim di Destinasi Wisata
Lokasi Kejadian dan Jumlah Korban
Menurut Surisdiyanto, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, kejadian ini terjadi di beberapa pantai populer di Gunungkidul. Rinciannya adalah:
-
12 orang tersengat di Pantai Kukup
-
6 orang di Pantai Sepanjang
-
1 orang di Pantai Krakal
“Ada satu korban yang pingsan dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujar Surisdiyanto.
Anak-anak Jadi Korban Utama karena Penasaran
Kebanyakan korban adalah anak-anak yang tertarik dengan bentuk ubur-ubur yang menyerupai balon berwarna kebiruan.
“Bentuknya yang unik seperti balon membuat anak-anak penasaran dan tanpa sadar mencoba memegangnya,” jelasnya.
Upaya Pencegahan dan Patroli Pantai
Tim Satlinmas telah melakukan patroli pagi untuk membersihkan pantai dari ubur-ubur yang terdampar. Mereka mengubur hewan tersebut sebelum wisatawan datang. Namun, Surisdiyanto mengakui bahwa masih banyak ubur-ubur di laut yang bisa terbawa ombak ke pantai.
“Kami sudah berusaha membersihkan, tetapi ombak bisa membawa lebih banyak ubur-ubur ke tepi pantai kapan saja,” ungkapnya.
Dampak Wisatawan Sengatan Ubur-ubur Berbeda-beda
Marjono, Koordinator Satlinmas Rescue, menjelaskan bahwa efek sengatan ubur-ubur bervariasi tergantung kondisi tubuh korban. Beberapa hanya merasakan gatal dan panas, sementara yang lain bisa mengalami sesak napas hingga pingsan.
“Ubur-ubur muncul karena perubahan suhu laut yang dingin, mendorong mereka bermigrasi ke perairan lebih hangat. Biasanya, mereka akan menghilang setelah musim hujan,” kata Marjono.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tersengat?
Tim SAR memberikan imbauan penting bagi wisatawan:
-
Jangan menyentuh ubur-ubur meskipun terlihat tidak berbahaya.
-
Jika tersengat, jangan panik dan segera bilas dengan air bersih (hindari air tawar karena bisa memperparah racun).
-
Segera cari pertolongan di posko SAR terdekat atau rumah sakit jika reaksinya parah.
Jenis Ubur-ubur Berbahaya yang Perlu Diwaspadai
Berdasarkan catatan medis dari Mayo Clinic, tidak semua ubur-ubur beracun, tetapi beberapa jenis bisa menyebabkan rasa sakit parah hingga reaksi sistemik. Berikut daftarnya:
-
Ubur-ubur Kotak
-
Ditemukan di perairan hangat Samudra Pasifik dan Hindia.
-
Sengatannya sangat menyakitkan dan bisa berakibat fatal.
-
-
Portuguese Man-of-War (Ubur-ubur Botol Biru)
-
Memiliki gelembung berisi gas berwarna biru/ungu.
-
Umumnya hidup di laut hangat.
-
-
Jelatang Laut
-
Ditemukan di perairan hangat maupun dingin.
-
-
Ubur-ubur Surai Singa (Ubur-ubur Singa)
-
Ubur-ubur terbesar di dunia, dengan diameter lebih dari 1 meter.
-
Hidup di perairan dingin Samudra Pasifik dan Atlantik Utara.
-
Tips Aman Berwisata ke Pantai
-
Perhatikan tanda peringatan dari petugas pantai.
-
Hindari area yang banyak ubur-ubur.
-
Gunakan pelindung kaki seperti sepatu air.
-
Ajarkan anak-anak untuk tidak menyentuh hewan laut yang tidak dikenal.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi wisatawan untuk selalu berhati-hati saat menikmati keindahan pantai.



![210324.519-kementerian-pu-prioritaskan-pemulihan-konektivitas-aceh-pascabencana-akses-jalan-jembatan-dipercepat-1[1] Pemerintah Akan Kirim](http://mediasheet.net/wp-content/uploads/2025/12/210324.519-kementerian-pu-prioritaskan-pemulihan-konektivitas-aceh-pascabencana-akses-jalan-jembatan-dipercepat-11-148x111.jpg)
![693fb3688296b[1] Kaesang Datangi](http://mediasheet.net/wp-content/uploads/2025/12/693fb3688296b1-148x111.jpg)
![IMG-20251214-WA0086-700x400[1] Pascabanjir Kebakaran](http://mediasheet.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0086-700x4001-1-148x111.jpg)